| Wisata Mangrove Pekanbaru, Wisata Marpoyan Pekanbaru, Luar Biasa Wisata Nadin Pekanbaru, Wisata Outbound Pekanbaru, Wisata Outdoor Pekanbaru |
Wisata Mangrove Pekanbaru
Wisata Mangrove Pekanbaru,, Ekowisata mangrove Rumah Alam Bakau yang terletak di Desa Rawa Mekar Jaya, Kecamatan Sungai Apit, ketika ini ramai dikunjungi wisatawan dalam dan luar Kabupaten Siak, Riau. Hamparan hutan bakau yang hijau dan luas menyerahkan suasana segar dan dapat menjadi lokasi liburan akhir pekan.
Bagi pengunjung yang memiliki kegemaran memancing, Rumah Alam Bakau pun punya lokasi memancing di tepian sungai rawa. Angin sepoi-sepoi diperbanyak suara kicauan burung dan monyet-monyet yang sesekali menghampiri tanpa mengganggu pengunjung dapat meningkatkan seru keadaan mancing
Rumah Hobbit
Bagi pengunjung yang telah penat berkeliling memutari keindahan hutan bakau, dapat beristirahat di lokasi tinggal pohon dan lokasi tinggal hobbit sembari mengabadikannya dalam jepretan kamera. Wisatawan yang takut elevasi untuk hingga di lokasi tinggal pohon, terdapat tiga lokasi tinggal Hobbit yang dapat jadi pilihan.
Penampakan lokasi tinggal Hobbit ini masih simpel dengan format setengah bundar beratap ilalang dan belum sekeren yang terdapat di Desa Hobbit, Selandia Baru, tempat syuting film Lord of The Rings. Namun kehadiran lokasi tinggal ini dijamin mampu menghibur dengan spot potret yang lucu. Pengunjung dapat duduk di lokasi tinggal Hobbit yang tingginya melulu 50-75 sentimeter.
Hutan Bakau

Hutan bakau yang sekarang menjadi ekowisata, pada 5-10 tahun kemudian terlihat gersang dan rusak dampak ulah insan yang tidak bertanggungjawab. Bertahun-tahun bakau terus ditebangi masyarakat untuk dipungut kemudian dipasarkan pada perusahaan, sampai marak penebangan ilegal.
Bermodalkan empiris dan pengetahuan di Bina Cinta Alam Kabupaten Siak, Sutiono dan rekan-rekannya penyuka alam menghimbau masyarakat untuk bukan lagi menebang hutan bakau guna mengamankan tepian sungai dari abrasi dan kehancuran ekosistem.
Saat ini hutan bakau yang diasuh Sutiono dan rekan-rekan penyuka alam lainnya telah menjadi ekowisata mangrove yang dikunjungi seribuan orang masing-masing bulannya. Bagi dapat merasakan lebatnya hutan bakau di track ekowisata mangrove, pengunjung dapat mencari jalan yang tercipta dari papan untuk menjebol hutan bakau.
Wisatawan dapat menyaksikan bakau yang masih kecil, baru ditanam sampai yang telah besar dan tinggi-tinggi dengan akar-akar yang hadir dari air payau yang bentuknya paling unik dan unik dipandang.
Biaya Masuk Hutan Mangrove
Biaya masuk hutan mangrove ini tidaklah mahal, pengunjung lumayan mengeluarkan duit sebesar Rp4.000 diperbanyak retribusi parkir Rp2.000 guna kendaraan roda dua dan Rp5.000 guna roda empat. Akses untuk mengarah ke objek ini sudah dapat ditempuh dengan jalur darat, yang memakan waktu selama tiga jam dari Kota Pekanbaru, dan dua jam dari ibu kota Kabupaten Siak.

Sudah mau akhir tahun,, teman traveller pastinya sudah mengagendakan dong,, disini kami Merah Sari Wisata menyediakan Jasa Transportasi “Bus Pariwisata”, Jika teman traveller ingin berwisata dan berkunjung, silahkan booking bus pariwisata disini: www.merahsari.com atau hubungi telp/WA 085274649709 / 082171506300